Perbedaan ZIP dan RAR
in

5 Perbedaan ZIP dan RAR yang Jarang Diketahui

Bagi sebagian orang, mungkin istilah ZIP dan RAR ini cukup akrab di telinga kita. Meskipun begitu, ternyata masih banyak orang yang belum tahu perbedaan ZIP dan RAR. Kedua format kompresi ini berfungsi untuk mengumpulkan beberapa file dalam satu folder. Biasanya hal ini dilakukan untuk memudahkan pengguna pada saat akan memindahkan file tertentu. 

Meskipun kedua format ini memiliki fungsi yang sama secara umum, tapi terdapat perbedaan yang cukup terlihat dari keduanya. Anda bisa mengetahui beberapa perubahan tersebut dengan melihat informasi di bawah ini.

5 Perbedaan ZIP dan RAR

Secara garis besar, terdapat 5 perbedaan yang bisa kita lihat antara ZIP dan RAR. Mulai dari proteksi, kecepatan kompresi, batas kompresi, segi keamanan, hingga penggunaan algoritma. Masing-masing penjelasan akan kami jelaskan di bawah ini.

1. Proteksi Ekstraksi

Umumnya, file yang menggunakan format ZIP tidak membutuhkan aplikasi khusu karena sudah banyak platform yang bisa melakukan ekstrak file dengan menggunakan format ZIP. Misalnya, pada Sistem Operasi Windows pada komputer ataupun laptop. Disana kita bisa mengekstrak file dengan mudah tanpa membutuhkan bantuan aplikasi lain. 

Sementara itu, untuk file yang menggunakan format RAR akan membutuhkan bantuan aplikasi lain agar bisa file tersebut. Karena itu, untuk bisa menggunakan format tersebut kita harus memasang aplikasi khusus, baik itu pada laptop maupun smartphone. Contoh aplikasi yang bisa digunakan untuk membuka RAR yaitu Winrar. 

2. Kecepatan Kompresi

Perbedaan ZIP dan RAR lainnya yang bisa kita lihat yaitu dari sisi kecepatan kompresi file. Dalam hal ini, format ZIP memiliki kecepatan yang lebih unggul dibanding RAR. Hal tersebut disebabkan karena ZIP lebih mengutamakan sisi kecepatan pada proses kompresi dibanding hasil dari kompresi tersebut.

Meskipun demikian, file yang dikompresi pada format ZIP tidak akan rusak karena sudah dikembangkan sedemikian rupa agar file data tidak mengalami kerusakan pada saat dikompresi.  

3. Batas Kompresi

Baik ZIP maupun RAR, keduanya sama-sama memiliki batasan dalam kompresi data. Namun, dalam hal ini RAR memiliki keunggulan yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan ZIP. RAR memiliki batas kompresi dengan angka yang sangat besar yaitu mencapai 8.589.934.591 GB. 

Jumlah yang sangat besar inilah yang membuat format RAR lebih banyak diminati dibandingkan dengan format ZIP. Pasalnya, ZIP memiliki batas kompresi yang jauh lebih kecil yaitu 2 GB saja. 

Tidak hanya itu, RAR juga mampu mengkompresi file hingga 70% dari ukuran aslinya. Sementara itu, format ZIP hanya mampu mengkompresi file hingga 60% saja dari ukuran aslinya. Kendati demikian, kompresi file menggunakan RAR memang dianggap lebih aman dari ZIP meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama saat kompresi file

4. Segi Keamanan

Dalam segi keamanan, ZIP dan RAR memiliki cara masing-masing untuk melindungi file. Pasalnya, tidak jarang ada file tertentu yang sifatnya rahasia dan tidak boleh dibuka oleh sembarang orang. 

Format RAR melindungi file dengan menggunakan password yang sudah termasuk ketika Anda menginstalnya pada komputer, laptop, ataupun smartphone. Dengan begitu, Anda bisa membuat proteksi file dengan mudah menggunakan password pada saat melakukan kompresi. 

Sementara itu, pada format ZIP Ana membutuhkan aplikasi tambahan untuk menerapkan proteksi keamanan pada file. Tentunya hal ini cukup merepotkan jika dibandingkan dengan RAR yang bisa langsung menerapkan password

5. Penggunaan Algoritma

Perbedaan ZIP dan RAR terakhir yang bisa kita lihat yaitu dari algoritma yang digunakan. Baik RAR ataupun ZIP, keduanya menggunakan jenis algoritma yang berbeda untuk mengompresi file. Pada format ZIP, algoritma yang digunakan yaitu jenis Deflate, sedangkan pada ZIP algoritma yang dipakai adalah LZMA. 

Selain dilihat dari sisi algoritma yang digunakan, kedua jenis format kompresi ini juga diciptakan oleh orang yang berbeda. RAR dikembangkan oleh Eugene Roshal sedangkan ZIP dikembangkan oleh Phil Katz. 

Setelah sampai disini, kini kita telah mengetahui perbedaan ZIP dan RAR secara umum. Anda tim yang mana, nih? ZIP atau RAR?

Leave a Reply

Your email address will not be published.